Selasa, 08 Juli 2008

A Mild Live Soundrenaline 2008 'Free Your Voice'
Monday, July 07, 2008 16:22:18

A Mild Live Soundrenaline 2008 'Free Your Voice'

Pekanbaru (13 Juli) : Lap. Depan Mall SKA

Medan (20 Juli) : Lanud AU Polonia, Medan

Batam (27 Juli) : Stadion Tumenggung Abdul Jamal

Malang (3 Agustus) : Lap. Rampal

Prambanan (10 Agustus) : Peacepark

Andra & The Backbone, Ari Lasso, Cokelat, Duo Maia, d'Masiv, Dewa, Gigi, Skid Row (USA), Crowned King (Kanada), Dearest (Kanada), Estranged (Malaysia), Last Warning (Austria), Saw Losser (Singapura), Young and Restless (Australia) dan masih banyak lagi.

Guitar for Fun part 1
Monday, June 30, 2008 14:04:37

Sabtu sore, 28 Juni 2008 kemarin, GitarPlus mengadakan acara kumpul bareng para gitaris di Viky Sianipar Music Center. Acara yang bertajuk Guitar For Fun ini menghadirkan lima gitaris andal di antaranya Prisa Adinda, Pupun “Kapten”, Cella “Kotak”, Adrian Adioetomo dan kontributor GitarPlus, Andy Owen. Acara yang dipandu oleh Andy Owen sendiri ini, banyak memberikan tips-tips cara bermain gitar atau pun cara mengolah sound gitar yang baik dan benar. Selain itu, di acara ini juga banyak doorprize yang dibagikan, berupa kaos dari ROCKMEN serta handphone dari Telkom Flexi. Di event yang juga didukung oleh Nuansa Musik, Schecter Guitar Research, Behringer Instrument Amplification, Cora, Gitaris.com dan Dapurletter.com ini, setiap pengunjung yang hadir dapat bertanya dan mencoba memainkan gitar milik bintang tamu.

Banyak sekali kejutan yang ada di acara Guitar For Fun kali ini, diantaranya kehadiran gitaris senior Toto Tewel, band Funky Kopral dan John Paul Ivan - nama terakhir adalah mantan gitaris Boomerang yang juga sering menjadi kontributor di GitarPlus. Pada akhir acara Toto Tewel dan John Paul Ivan ikut memeriahkan acara Jam Session. GitarPlus akan menyelenggarakan kembali acara serupa di Chill Out Room, Bandung, 23 Agustus 2008 mendatang. Untuk liputan lebih lengkap mengenai event Guitar For Fun di Jakarta, dapat dibaca di majalah GitarPlus edisi mendatang.

PeLuncuran Album TerBaru

SATCH MUSTERION
Monday, June 09, 2008 15:36:24

Sejak 1 April 2008 lalu, album terbaru seorang virtuoso paling dihormati di jagat gitar, Joe Satriani yang berjudul unik ‘Professor Satchafunkilus and the Musterion of Rock’ (Epic/SonyBMG) telah dirilis. Ini merupakan album studionya yang ke-12, diproduserinya sendiri, plus bantuan dari co-producer/engineer John Cuniberti serta dua musisi pendamping andalannya, Matt Bissonette (bas) dan Jeff Campitelli (dram). Di mata Joe, mereka adalah musisi berbakat
besar yang seolah selalu memberinya tantangan setiap kali menggarap album. “Jika kamu berada dalam satu ruangan
bersama beberapa musisi berbakat, mereka akan mendorongmu (membuat terpacu). Tapi saya tidak keberatan, karena saya tahu bagaimana balas mendorong,” ujar Joe meyakinkan.
Di album ini hanya ada 10 komposisi instrumental, di antaranya adalah ‘Revelation’, ‘Out of the Sunrise’, ‘Asik
Vaysel’, ‘Musterion’ dan ‘Overdriver’. Meskipun awalnya ia mempunyai sekitar 30-40 stok lagu untuk diolah, namun
akhirnya Joe hanya memilih 10 lagu untuk ia kembangkan. “Dengan hanya 10 lagu, saya bisa lebih fokus dan bisa mengerahkan energi maksimal untuk penggarapannya. Karena saya harus yakin lagu-lagu tersebut
bisa memberi makna. Lagipula, nantinya lagu-lagu tersebut akan saya bawa ke tur,
memainkan dan mengeksplorasinya setiap malam,” katanya beralasan. Untuk album ini, Joe mengakui
lebih banyak mendapatkan inspirasi dari pengalaman hidupnya sendiri serta mengenai orang-orang di sekitarnya. Misalnya di lagu berstruktur balada, ‘Revelation’, Joe menulisnya setelah mendengar kabar duka
tentang kematian ayah sahabatnya, Steve Morse (gitaris Deep Purple). Belakangan,
Joe malah merasa lagu tersebut sangat personal, juga berkaitan dengan rasa kehilangannya akan sang ayah. “Saat itulah saya merasa harus terus menulisnya, tak penting lagu itu bagus atau jelek. Lagu itu mempunyai makna, jadi harus dilanjutkan,” katanya.

Sum 41 Live in Concert
Monday, June 09, 2008 14:36:45

UNDERCLASS LIVE Menampilkan band besar bernama Sum 41, ternyata tidak mutlak menjadi jaminan bakal disesaki penonton. Terbukti, penampilan band punk rock asal Kanada tersebut di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (3/5) malam lalu, terbilang sangat sepi. Cuma ada sekitar 1000an lebih penonton. Padahal kapasitas gedung bisa mencapai lima kali lipat angka tersebut. Tak jelas apa penyebabnya. Padahal penyebaran promosi konser yang digelar MAA Promotions
bertajuk “Sum 41 Live in Concert” tersebut terlihat cukup gencar. Tapi sudahlah, untungnya para personel Sum 41 sendiri, yakni Deryck Whibley (vokal/gitar), Cone McCaslin
(bas), Steve Jocz (dram) serta gitaris khusus tur, T h o m a s T h a c k e r tampil
cukup all out. Mereka terkesan tak terpengaruh pada pemandangan “sepi” di depanpanggung. Tetap enerjikdan bahkan komunikatif.